Bhataramedia.com – Puluhan studi telah menemukan bahwa rasa syukur dapat meningkatkan kesejahteraan, membantu mengekang depresi dan kecemasan, memperbaiki tingkat kolesterol dan bahkan memberikan kontribusi tidur yang lebih baik.

“Orang-orang yang bersyukur terlibat di dalam olahraga yang lebih, memiliki perilaku diet yang lebih baik, lebih kecil kemungkinannya untuk merokok dan penyalahgunaan alkohol, serta memiliki tingkat kepatuhan lebih tinggi terhadap pengobatan,” kata Robert Emmons, seorang psikolog di University of California-Davis dan penulis buku “Gratitude Works! A 21-Day Program for Creating Emotional Prosperity”.

“Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang bersyukur cenderung lebih bahagia secara keseluruhan,” kata Phillip Watkins, seorang psikolog di Eastern Washington University, Cheney.

“Ketika Anda melihat ciri-ciri kepribadian atau kebajikan yang berkorelasi paling kuat dengan kebahagiaan seseorang, rasa syukur selalu ada di dalam tiga besar,” kata Watkins, seperti dilansir Live Science (25/11/2014).

Penelitian-penelitian lain yang menghubungkan rasa syukur dengan kesehatan :

Studi tahun 2013 yang diterbitkan di Journal of Psychosomatic Research menemukan bahwa orang-orang yang menunjukkan lebih banyak rasa syukur tertidur lebih mudah. Hal ini kemungkinan karena mereka memiliki pikiran negatif yang lebih sedikit dan memiliki pikiran lebih menyenangkan pada saat tidur di malam hari.

Orang-orang yang melaporkan rasa syukur yang lebih juga menunjukkan kadar kolesterol dan tekanan darah yang lebih baik. Selain itu, juga memiliki risiko depresi dan kecemasan yang lebih rendah pada kehidupan mereka.

Beberapa studi telah menunjukkan bahwa orang yang diminta untuk menuliskan tiga hal baik yang terjadi setiap hari selama seminggu dilaporkan merasa lebih bahagia. Orang-orang yang menulis ucapan terima kasih kepada seseorang yang positif di dalam hidup mereka, juga mendapatkan peningkatan kebahagiaan.

“Sangat membantu untuk mengingat bahwa hal tersebut tidak benar-benar mengenai perasaan. Syukur adalah pilihan, kita dapat memilih untuk bersyukur bahkan ketika emosi kita tenggelam di dalam sakit dan dendam, atau kita akan lebih suka keadaan hidup kita saat ini menjadi berbeda,” kata Emmons.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here