BHATARAMEDIA.COM – Kapan Waktu Terbaik Untuk Berolahraga? Olahraga perlu menjadi rutinitas sebab aktivitas ini besar peranannya di dalam menjaga kondisi tubuh. Namun begitu, banyak orang kesulitan menyempatkan diri untuk berolahraga karena aktivitas mereka yang padat. Ini lantas memunculkan pertanyaan apakah olahraga bisa dilakukan kapan saja dan apa ada pengaruhnya ketika olahraga dilakukan di waktu yang berbeda.

Jam biologis manusia

Aktivitas fisik berkaitan erat dengan jam biologis kita. Itulah mengapa setiap aktivitas punya jam-jamnya sendiri. Jam biologis mempengaruhi berbagai hal di dalam tubuh, seperti pola tidur, tekanan darah, temperatur, dll.

Olahraga dengan perut kosong atau setelah makan?

Olahraga sebelum dan sesudah makan memberi efek yang berbeda. Ketika tubuh puasa dalam waktu yang lama, katakanlah semalaman, maka sumber energi yang akan dipergunakan ketika berolahraga adalah lemak. Jadi bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, olahraga pagi sebelum sarapan adalah hal yang ideal untuk dilakukan. Sebaliknya, olahraga setelah makan besar sangat tidak disarankan karena bisa meningkatkan resiko asam lambung, cegukan, mual, dan muntah. Aktivitas ini sebaiknya dilakukan setelah makanan di dalam perut dicerna secara sempurna, biasanya sekitar 2-3 jam setelah makan.

Olahraga pagi

Tak salah jika ada anggapan bahwa pagi hari merupakan waktu terbaik untuk berolahraga. Beberapa jam sebelum terbangun, tubuh sedangĀ  dalam periode istirahat untuk memulihkan tenaga dan memperbaiki sel-sel tubuh. Pada fase ini juga makanan yang masuk dikonversi menjadi glukosa untuk persiapan esok hari. Tidak hanya itu, mimpi yang didapatkan ketika tertidur bisa memperbaiki skill motorik, yang akan berdampak pada kesiapan anda dalam memulai hari.

Pertimbangan lain melakukan olahraga pagi adalah soal konsistensi. Mereka yang memilih sore atau malam hari untuk berolahraga terkadang tidak bisa menepati jadwal yang sudah dibuat karena kelelahan atau alasan lain. Untuk mengantisipasinya, olahraga memang paling tepat dipindahkan ke pagi hari. Ketika anda sudah terbiasa berolahraga pagi, maka saat baru bangun tubuh akan secara otomatis menuntun anda untuk bergerak.

Olahraga sebelum tidur

Olahraga secara umum bisa meningkatkan suhu tubuh dan tingkat kesadaran. Oleh sebab itu, secara teoretis olahraga seharusnya tidak dilakukan menjelang tidur sebab tubuh sedang dalam persiapan untuk beristirahat. Namun riset terbaru menunjukkan bahwa olahraga yang dilakukan di jam-jam ini justru baik untuk meningkatkan kualitas tidur. Adalah tim peneliti dari Swiss yang berhasil mengungkap bahwa olahraga 90 menit sebelum tidur bisa membuat kita tidur lebih cepat dan menjaga mood tetap stabil.

Kesimpulan

Kapanpun waktu yang dipilih untuk berolahraga, komitmen tetap menjadi hal terpenting. Ini karena bagi sebagian orang, olahraga merupakan hal membosankan yang terpaksa dilakukan demi menjaga kesehatan. Ada pula yang berolahraga semata-mata untuk menurunkan berat badan. Alasan apapun sebenarnya tidak masalah, tapi ada baiknya jika olahraga dilihat sebagai rutinitas yang menyenangkan karena dengan begitu anda bisa melakukannya tanpa merasa terbebani. Soal jadwal sesuaikan saja dengan kesibukan anda sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here