BHATARAMEDIA.COM – Hiu Putih Bisa Jadi Petunjuk Penyembuhan Kanker di Masa Depan Dikenal sebagai penguasa lautan, riset terbaru memberi petunjuk bahwa obat kanker masa depan mungkin ada pada hiu putih. Hal tersebut terungkap setelah sebuah tim peneliti melakukan pengurutan genom dari gigi pemangsa ganas ini. Hiu tidak hanya memiliki usia yang panjang, namun juga kemampuan alami untuk melawan kanker serta penyakit degeneratif lainnya.

“Menurut kami sifat-sifat evolusioner ini kemungkinan berpengaruh terhadap usia hidup hiu yang panjang, proporsi tubuh yang besar, bahkan berkontribusi terhadap kesuksesannya sebagai salah satu garis keturunan vertebrata di bumi,” ungkap Salvador Jorgensen, peneliti riset senior di Monterey Bay Aquarium. Ia juga menambahkan bahwa hiu mampu bertahan selama lebih dari 500 tahun, melampaui pencapaian vertebrata lain di bumi.

Hiu putih dan kanker

Menurut Journal Proceedings of the National Academy of Sciences, gen khas yang berhubungan dengan penggumpalan darah dan proteksi kanker pada pada hiu putih juga dimiliki oleh hiu paus. Ini sekaligus menyanggah klaim bahwa hewan yang berukuran jauh diatas manusia lebih rentan mengalami kanker. Tim peneliti memakai darah, jaringan tisu, serta kulit hiu putih sebagai sampel untuk mengidentifikasi DNA yang dimaksud. Fokus di dalam penelitian ini adalah mencari tahu gen spesifik yang berperan di dalam perawatan stem cell dan perbaikan DNA, dimana itu juga berkaitan erat dengan genome stability yang penting dalam perang melawan penyakit.

Sementara itu, fenomena yang merupakan kebalikannya, yaitu genome instability, diketahui meningkatkan resiko penyakit seperti kanker maupun yang berkaitan dengan faktor usia. Peneliti lain bernama Mahmood Shivji menyebut bahwa alam punya caranya sendiri untuk menjaga kestabilan genom pada tubuh ikan hiu. Tidak hanya soal kemampuannya dalam menyembuhkan diri, namun tim ilmuwan juga terkejut dengan fakta bahwa bahwa genom ikan hiu 50 persen lebih besar daripada kode genetik manusia.

Fakta hiu putih

Meski ada banyak temuan baru, hingga kini belum diketahui secara pasti apakah hiu putih bisa terkena kanker atau tidak. Namun satu yang pasti, hewan laut ini punya kemampuan yang luar biasa dalam mereparasi sel-sel tubuhnya. Hiu putih bisa sembuh dari luka bahkan yang parah sekalipun dalam waktu yang relatif singkat. Kemampuan ini bisa menjadi petunjuk dalam perkembangan teknologi medis pada manusia. “Masih ada banyak yang perlu dipelajari dari keajaiban evolusi ini,” tambah Shivji.

Hiu putih yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Carcharodon carcharias bisa hidup lebih dari 70 tahun dengan berat mencapai 7.000 pon dan panjang 20 kaki. Ini menobatkan mereka sebagai salah satu predator terbesar di lautan. Dengan citra buas yang dimiliki, tak pelak banyak orang merasa takut ketika mendengar nama ini. Konfrontasi hiu dan manusia sudah terjadi sejak lama. Bahkan di banyak kasus, serangan hiu seringkali berakhir fatal. Inilah mengapa di kawasan yang sering ditemukan hiu, biasanya dibuat papan peringatan atau jaring pelindung agar mereka tidak terlalu mendekat ke pantai. Hiu menyukai perairan pantai yang dingin. Mereka juga punya indera penciuman yang baik, mampu mendeteksi mangsa dari jarak ratusan meter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here