Selain mudah, budidaya Ikan Bawal juga lebih murah karena tidak memerlukan modal yang besar. Prospeknya yang cukup menjanjikan membuat salah satu bisnis budidaya ikan air tawar ini makin digemari banyak orang. Hal ini karena permintaan yang makin tinggi dari masyarakat untuk Ikan Bawal yang juga disebut colossoma macropomum ini.

bawal
ilustrasi ikan bawal

Adapun usaha budidaya Ikan Bawal tujuannya untuk mendapatkan ikan dengan ukuran yang disukai konsumen atau ikan ukuran konsumsi. Budidaya ikan air tawar ini bisa dilakukan pada kolam tanah atau kolam permanen, entah dengan cara monokultur atau polikultur.

Perlu diketahui bahwa Ikan Bawal memiliki sejumlah keunggulan dibanding ikan air tawar lainnya. Ikan ini rasa dagingnya lebih enak, hampir mirip dengan rasa Ikan Gurami. Disamping itu, ikan ini memiliki ketahanan atau lebih tahan pada kondisi limnologist.

Langkah Sederhana Budidaya Ikan Bawal

Cara budidaya Ikan Bawal sebenarnya cukup mudah dan sederhana. Lebih lengkapnya, berikut ini caranya:

Persiapan Kolam

Kolam ikan cukup penting untuk menciptakan makanan ikan alami. Setelah proses pembuatan kolam selesai pastikan pada dasar kolam benar-benar kering. Beri kapur jenis Tohor atau Dolomite. Untuk dasar kolam seluar 100 meter persegi cukup dengan dosis 25 kg saja. Pemberian kapur ini untuk memaksimalkan pH tanah sekaligus membunuh hama atau bakteri pathogen yang masih bertahan hidup setelah proses pengeringan.

Khusus untuk kolam pembesaran ikan tidak wajib diberi pupuk sebab sebagian besar makanan Ikan Bawal didapat dari makanan tambahan (buatan). Namun jika ingin dipupuk bisa menggunakan pupuk kandang 25-50 kg setiap 100 meter persegi, ditambah pupuk TSp 3 kg untuk 100 meter persegi. Supaya tidak meracuni ikan, gunakan pupuk kandang yang benar-benar matang.

Jika proses pemupukan selesai, isi kolam setingggi 3 cm lalu biarkan selama 3 hari. Berikutnya air kolam ditambah sedikit demi sedikit hingga kedalaman 40-60 cm. Bila perlu tambah hingga 80-120 cm (sesuaikan dengan kepadatan ikan). Apabila air sudah berwarna hijau terang kemudian bibit ikan mulai ditebar (7-10 hari pasca pemupukan).

Memilih dan Menebar Benih

Budidaya Ikan Bawal dapat berlangsung baik jika kita memilih benih yang baik pula. Sebelum benih ikan ditebar sebaiknya diadaptasikan terlebih dulu supaya benih tidak stress begitu masuk ke dalam kolam. Cara mengadaptasinya yaitu: ikan yang masih dalam plastik dan tertutup rapat dimasukkan dalam kolam. Tunggu sampai dinding plastik mengembun yang berarti suhu air dalam plastik dan air kolam telah sama suhunya. Setelah itu buka plastik dan masukkan air kolam ke dalam plastik sedikit demi sedikit. Pastikan semua benih kondisinya baik. Terakhir, sebar benih perlahan-lahan ke dalam kolam.

Cara Pemberian Pakan

pakan
ilustrasi pemberian pakan

Pertumbuhan Ikan Bawal tergantung dari pakan yang digunakan. Semakin bagus kualitas pakannya, pertumbuhan ikan semakin baik. Pakan Ikan Bawal yang berkualitas adalah pakan yang seimbang dalam hal gizi dan protein, mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak.
Perlu diketahui bahwa Ikan Bawal termasuk ikan omnivore (pemakan segala), maka makanan yang diberikan tidak hanya pelet tapi bisa juga dengan daun-daunan. Jumlah pakan yang diberikan yaitu 3-5% dari berat badan (perkiraan berat total semua ikan). Adapun pemberian pakan bisa dilakukan secara langsung.

Masa Panen

Puncak dari budidaya Ikan Bawal adalah masa panen setelah sebelumnya dilakukan usaha pembesaran. Panen ikan bisa dilakukan 4-6 nulan kemudian. Dalam rentang waktu tersebut berat ikan yang tumbuh normal bisa mencapai 500 gram per-ekor bahkan lebih. Kepadatannya sendiri yaitu 4 ekor ikan untuk satu meter persegi. Alat yang digunakan untuk memanen biasanya berupa waring dengan mata lebar. Gunakan tempat penampungan ikan yang luas dengan kondisi air yang mengalir terus-menerus.