Program SM3T merupakan salah satu program pendidikan yang masih terus digodok oleh pemerintah saat ini. Program ini diprioritaskan khusus bagi para sarjana yang mempunyai ambisi kuat memajukan pendidikan di Indonesia. Lebih lanjut, mari kita bahas apa itu Program SM3T dan apa keuntungan mengikuti program ini.

SM3T adalah kependekan dari Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. Disini berarti para sarjana pendidikan kedepannya akan mengajar di lokasi-lokasi terpencil di Indonesia, dimana kehidupan masyarakatnya masih belum maju, masih banyak yang buta huruf, dan belum terdapat sarana pendidikan yang memadai.

sm3t
ilustrasi SM3T ( credit : beritapns.com )

Sasaran Program SM3T diantaranya Papua, Nusa Tenggara Timur, Kepulauan Natuna, dan lain-lainnya. Program yang merupakan hasil kerjasama antara Dirjen Kementerian Pendidikan, DIKTI, dan 17 LPTK se-Indonesia ini mempunyai misi memajukan pendidikan, khususnya di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

sm3t
ilustrasi Program SM3T

Nantinya para sarjana pendidikan akan melalui seleksi terlebih dulu untuk kemudian diberangkatkan ke daerah-daerah yang ditunjuk untuk mengabdi selama 1 tahun. Secara garis besar Program SM3T ini lebih mirip Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sedikit perbedaannya, KKN menggunakan biaya sendiri, sedangkan SM3T dibiayai pemerintah.

Keuntungan Mengikuti Program SM3T

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat oleh para sarjana pendidikan di Indonesia jika mengikuti Program SM3T ini.

1. Memiliki Jenjang Karir yang Jelas

Program SM3T merupakan program pendidikan yang dibuka secara resmi di Indonesia. Tujuannya untuk mewujudkan ilmu pengetahuan yang merata di seluruh wilayah di Indonesia termasuk daerah-daerah terpencil. Karena merupakan salah satu program pemerintah maka program ini mempunyai jenjang karir yang sangat jelas bagi para peserta.

2. Gaji Besar

Program SM3T ini juga menawarkan gaji yang menggiurkan. Bagi sarjana pendidikan yang mengikuti program terbaru ini telah disiapkan gaji sekitar Rp 3 juta per-bulan. Ini belum termasuk jika nantinya ditempatkan di daerah khusus (daerah pedalaman), maka dipastikan akan mendapat alokasi dana tambahan.

3.Kesempatan Kuliah PPG 1 tahun

Bukan hanya gaji besar namun para sarjana pendidikan yang mengikuti program SM3T diberi kesempatan kuliah selama 1 tahun di PPG, dimana semua biaya selama kuliah ditanggung oleh pemerintah. Biaya yang dimaksud mencakup biaya kuliah, kebutuhan bulanan, asrama, dan jaminan kesehatan. Nantinya para sarjana juga berkesempatan mendapat bimbingan pendidikan dari beberapa ahli pendidikan profesional.

4. Bersertifikat

Pasca kuliah di PPG para sarjana pendidikan nantinya akan mendapat sertifikat pendidik. Sertifikat ini dapat dijadikan bekal untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi kelak dikemudian hari.

5. Berhak Ikut Program GGD

Program Garis Guru Depan (GGD) telah diluncurkan oleh pemerintah mulai tahun 2015 lalu. Program GGD sendiri hanya bisa diikuti oleh sarjana pendidikan yang telah memegang sertifikat PPG. Berbekal sertifikat tersebut, otomatis persaingan antar PNS tidak seketat CPNS pada umumnya. Nantinya sarjana pendidik yang lolos program GGD akan memperoleh gaji mencapai Rp 8 juta per-bulan, serta lahan pertanian di lokasi. Bisa dibilang GGD termasuk salah satu program transmigrasi terarah.

6. Punya Peluang Kuliah SILN

Keuntungan Program SM3T berikutnya, para sarjana pendidikan berpeluang mengikuti program kuliah Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). SILN merupakan program pemerintah berupa pengiriman tenaga pendidik untuk mengajar warga Indonesia di luar negeri. Negara-negara yang masuk dalam program SILN ini diantaranya Malaysia, Vietnam, dan Philipina. Untuk mengikuti program ini pendidik harus memiliki sertifikat PPG. Sementara untuk gaji yang ditawarkan program SILN sebesar Rp 15 juta.

Masih banyak keuntungan lain dari Program SM3T yang belum dijelaskan disini. Namun informasi ini setidaknya bisa menjadi acuan positif bagi mereka yang ingin mengikuti program mulia ini.