Bhataramedia.com – Ternyata ada keuntungan menjadi orang yang tidak toleran terhadap laktosa. Penelitian baru dari Swedia menemukan orang-orang dengan intoleransi laktosa berada pada risiko lebih rendah menderita kanker paru-paru, payudara dan ovarium.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Lund dan Region Skåne di Swedia tersebut, muncul untuk mengkonfirmasi penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa tingginya konsumsi susu dan produk susu lainnya dapat menyebabkan insiden kanker payudara dan ovarium yang lebih tinggi di Amerika Utara dan Eropa Barat.

“Kami menemukan bahwa orang dengan intoleransi laktosa, yang biasanya mengonsumsi sejumlah kecil susu dan produk susu lainnya, mengalami penurunan risiko paru-paru, kanker payudara dan ovarium”, kata Jianguang Ji, seorang profesor di Universitas Lund dan peneliti di Center for Primary Care Research di Malmö.

“Risiko kanker tidak berkurang di dalam keluarga penderita intoleransi laktosa. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan terhadap kanker berhubungan dengan diet. Namun, akan salah untuk menyimpulkan bahwa susu merupakan faktor risiko untuk jenis-jenis kanker tersebut.”

Di dalam penelitian ini, para peneliti memeriksa grafik medis pada 22.788 warga Swedia dengan intoleransi laktosa. Mereka menemukan risiko kanker paru-paru, kanker payudara dan kanker ovarium yang jelas lebih rendah dibandingkan orang tanpa intoleransi laktosa. Namun, para peneliti mencatat bahwa faktor-faktor lain juga kemungkinan memainkan peran.

“Kita harus menginterpretasikan hasil penelitian ini dengan hati-hati karena asosiasi yang kami temukan tidak cukup untuk menyimpulkan efek kausatif,” kata Ji.

“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjelaskan hasil penelitian ini,” lanjut dia, seperti dilansir Lund University (04/11/2014).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here