CPNS 2017
Ilustrasi Cpns 2017

Persyaratan Terbaru Perekrutan CPNS 2017

Bila selama ini banyak sekali berita simpang siur mengenai CPNS 2017, maka untuk menjawab berbagai kabar tersebut, pemerintah baru-baru ini telah mengeluarkan peraturan terbaru yang mengatur tentang pengelolaan ASN yang juga mengubah jalur dan cara perekrutan CPNS ditahun ini.

Persyaratan CPNS 2017 Berdasarkan PP No 11 Tahun 2017
Peraturan terbaru yang mengatur tentang cara perekurtan CPNS tahun 2017 diatur sepenuhnya oleh PP No 11 Tahun 2017. Sedikitnya terdapat 9 persyaratan terbaru dalam perekrutan CPNS tahun 2017 ini. Persyaratan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Tidak pernah mengalami tindak pidana dengan pidana penjara yang berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap, karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara minimal 2 tahun atau lebih.
2. Tidak pernah menjadi PNS, Tentara, Polisi sebelumnya dan diberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri maupun dengan tidak hormat, dan menjadi pegawai swasta yang diberhentikan dengan tidak hormat.
3. Usia minimum dalam perekrutan CPNS 2017 adalah 18 tahun dan maksimum 35 tahun pada saat melamar menjadi CPNS.
4. Tidak sedang berkedudukan sebagai CPNS, PNS, TNI ataupun Polisi.
5. Tidak sedang menjadi anggota maupun pengurus partai politik dan terlibat pada politik praktis.
6. Memiliki kualifikasi sesuai dengan pendidikan yang disyaratkan.
7. Sehat secara jasmani maupun rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
8. Bersedia untuk ditempatkan di seluruh Indonesia maupun di negara lain sesuai dengan yang ditentukan oleh instansi terkait.
9. Persyaratan CPNS lainnya yang dibutuhkan disesuaikan dengan PPK. Khusus untuk batas usia, bagi jabatan tertentu memiliki pengecualian yaitu maksimal 40 tahun. Jabatan tersebut ditetapkan oleh Presiden secara langsung.

Selain persyaratan-persyaratan tersebut, di dalam PP No 11 Tahun 2017 juga diatur mengenai tahapan seleksi CPNS. Tahapan seleksi tersebut meliputi tahap perencanaan, pengumuman lowongan CPNS 2017, proses pelamaran, proses seleksi, pengumuman hasil seleksi, pengangkatan CPNS, masa percobaan CPNS hingga pengangkatan CPNS menjadi PNS.
Tahap perencanaan meliputi usulan yang dibuka dengan rentang waktu yang lebih panjang dari sebelumnya yang diusulkan dari tahun ke tahun, maka pada PP terbaru ini proses perencanaan sudah meliputi usulan untuk 5 tahun ke depan dengan berbagai analisis jabatan serta beban kerja dengan rencana strategis berbasis e-formasi.

Tahapan CPNS Berdasarkan PP No 11 Tahun 2017
Hal yang berbeda dari peraturan CPNS 2017 adalah proses usulan jumlah CPNS yang biasanya dimasukan dari daerah ke pusat dalam 2-3 bulan sebelum rekrutmen dimulai, namun pada PP ini proses seleksi harus dilakukan setahun sebelum proses rekrutmen tersebut. Sehingga nantinya ketika waktunya tiba, semua sudah sesuai dengan rencana dan tidak akan molor-molor lagi.
Sebagai contoh misalnya pengadaan CPNS untuk tahun 2018 penyusunan kebutuhannya harus sudah diajukan mulai Maret 2017 kepada MenPan-RB dan juga Kepala BKN. Pertimbangan dari Kepala BKN paling lambat harus sudah diajukan bulan Juli 2017 dengan pertimbangan Kementerian Keuangan untuk pengurusan penggajian paling lambat Mei 2018. Setelah semua formasi ditetapkan maka instansi terkait sudah mulai bisa melakukan seleksi sekitar bulan Juni nanti.
Dengan begitu kebutuhan untuk CPNS pada tahun 2018 nanti sudah bisa dilakukan proses seleksi pada bulan Juni nanti. Oleh sebab itu proses CPNS 2017 saat ini sangat berbeda dengan proses-proses CPNS sebelumnya.

Info Resmi Panselnas Mengenai Bukaan CPNS 2017

Bila selama ini sering terjadi kabar yang tidak pasti mengenai bukaan CPNS, maka berikut ini menurut informasi resmi dari Panselnas.id ada beberapa bukaan CPNS untuk beberapa pos, khususnya PTT Tenaga Kesehatan. Adapun pengumuman mengenai bukaan CPNS tersebut berisi info bukaan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan. Berikut adalah beberapa sekolah kedinasan yang membuka penerimaan siswa baru:
1. Sekolah Kedinasan Kemendagri yaitu IPDN sebanyak 1.689 orang
2. Sekolah Kedinasan Kemenkeu yaitu PKN STAN sebanyak 6.961 orang
3. Sekolah Kedinasan Kemenhub yaitu STTD sebanyak 165 orang
4. Sekolah Kedinasan Kemenkumham yaitu Poltekim dan Poltekip sebanyak 500 orang
5. BIN yaitu STIN sebanyak 124 orang.
6. BPS yaitu STIS sebanyak 600 orang.
7. BMKG yaitu STMKG sebanyak 250 orang.
8. Lemsaneg yaitu STSN sebanyak 100 orang.

Nah, karena sifatnya adalah ikatan dinas, maka setelah menjalani pendidikan maka akan langsung diangkat menjadi CPNS 2017. Dalam proses pelaksanaannya maka si pendaftar harus mengikuti beberapa langkah awal yang menjadi prosedur yang wajib diikuti yaitu:
1.Melakukan pendaftaran secara online di situs pansel.id dan di situs resmi sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran tersebut.
2. Setiap pendaftar hanya boleh memilih satu sekolah kedinasan saja.
3. Sistem seleksi menggunakan CAT.
4. Pengisian formulir pendaftaran harus menggunakan data-data asli.
5.Persyaratan lainnya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing sekolah kedinasan.

Info Mengenai Jadwal Pendaftaran CPNS 2017 Untuk Pelamar Umum
Saat ini pemerintah sangat hati-hati sekali dalam melakukan perekrutan CPNS 2017. Hal ini dikarenakan pada Januari 2017 lalu jumlah PNS yang ada di Indonesia sudah mencapai 4.475.997 orang. Jumlah PNS tersebut semuanya aktif dan bertugas dengan baik di berbagai instansi baik di tingkat pusat maupun di daerah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 37.69% adalah tenaga pengajar, 37.69% merupakan jabatan fungsional umum (JFU) dan sisanya adalah tenaga kesehatan dan juga PNS yang menduduki jabatan struktural. Bahkan di beberapa instansi yang ada di daerah perkotaan jumlah PNS telah melebihi kuota yang diharuskan. Oleh sebab itu karena terlalu banyaknya jumlah PNS yang ada, maka pemerintah sangat berhati-hati ketika membuka lowongan CPNS 2017.

Jumlah Tenaga PNS Yang Akan Pensiun Hingga 2020
Pembukaan lowongan CPNS juga berkaitan erat dengan jumlah tenaga PNS yang akan pensiun. Hingga tahun 2020 sedikitnya akan ada 752.271 pegawai yang akan masuk pada masa pensiun. Adanya pegawai yang pensiun tentu akan ada beberapa pos yang kosong. Inilah jalan satu-satunya yang menjadi alasan untuk penerimaan CPNS khususnya untuk jalur umum. Namun tentu saja jumlahnya tidak akan melebihi jumlah pegawai yang pensiun tersebut.

Nah karena jumlah pegawai yang akan pensiun hingga tahun 2020 cukup banyak, maka setelah melakukan moratorium selama 2 tahun, akhirnya pemerintah kembali membuka rekrutmen CPNS 2017. Hal ini dipertegas dalam surat MenPan-RB tanggal 25 April 2017 silam yang ditujukan langsung pada instansi pusat maupun daerah.
Di dalam surat tersebut, masing-masing instansi diwajibkan untuk membuat perencanaan mengenai kebutuhan tenaga PNS hingga 5 tahun ke depan. Semua data perencanaan tersebut harus diinput ke dalam aplikasi e-formasi. Khusus untuk instansi di daerah, hanya dibatasi pada kebutuhan guru, dokter, perawat serta jabatan-jabatan yang hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur saja.
Oleh sebab itu, untuk anda yang masih memiliki cita-cita menjadi PNS, saat ini dengan dibukanya CPNS 2017, anda memiliki kesempatan yang besar hingga 2020 nanti untuk bersaing dengan yang lainnya untuk mendapatkan pos jabatan yang anda impikan selama ini.