metode pengasuhan
Grafik kiri menunjukkan metode pengasuhan (suportif, ketat, memanjakan) dan pengaruhnya terhadap keberhasilan anak-anak. Di bagian kanan menunjukkan metode pengasuhan (easygoing, kasar, rata-rata) dan pengaruhnya terhadap keberhasilan anak-anak.(Credit: Kobe University)

Bhataramedia.com – Sebuah kelompok penelitian yang dipimpin oleh Nishimura Kazuo (Project Profesor di the Kobe University Center for Social Systems Innovation) dan YAGI Tadashi (Profesor di Universitas Doshisha Fakultas Ekonomi) telah merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima perhatian positif dan perawatan dari orang tua mereka memiliki pendapatan tinggi, tingkat kebahagiaan yang tinggi, keberhasilan akademis, dan rasa moralitas yang kuat. Temuan ini akan disajikan sebagai makalah diskusi di Research Institute of Economy, Trade and Industry (RIETI)

Proyek yang dilakukan kelompok Profesor Nishimura ditujukan untuk menemukan pengaruh dari metode pengasuhan di Jepang. Untuk mencapai hal ini, di Januari 2016 mereka melakukan survei online sebagai bagian dari proyek Rieti project “Fundamental Research for Sustainable Economic Growth in Japan.”

Mereka memperoleh jawaban dari 5000 perempuan dan laki-laki dari pertanyaan dan pernyataan tentang hubungan mereka dengan orang tua mereka selama masa kanak-kanak, termasuk pernyataan seperti “Orang tua saya mempercayai saya,” dan “Aku merasa keluarga saya tidak tertarik pada saya.” Menggunakan data ini, mereka mengidentifikasi empat faktor utama : kertarikan, kepercayaan, aturan, dan kemandirian, serta “waktu yang dihabiskan bersama-sama,” dan “pengalaman dimarahi.”

Dilansir Kobe University (17/06/206), berdasarkan hasil mereka, kelompok penelitian membagi metode pengasuhan ke dalam 6 kategori sebagai berikut :

  1. Suportif : Tingkat kebebasan yang tinggi atau rata-rata, tingkat kepercayaan yang tinggi, tingkat minat yang tinggi ditunjukkan pada anak, sejumlah besar waktu dihabiskan bersama-sama.
  2. Ketat : Rendahnya tingkat kebebasan, tingkat kepercayaan menengah hingga tinggi, ketat atau cukup ketat, tingkat minat menengah hingga tinggi yang ditunjukkan pada anak, banyak aturan.
  3. Memanjakan : Tingkat kepercayaan tinggi atau rata-rata, tidak ketat sama sekali, waktu yang dihabiskan bersama adalah rata-rata atau lebih lama dari rata-rata.
  4. Easygoing : Rendahnya tingkat minat yang ditunjukkan pada anak, tidak ketat sama sekali, sedikit waktu yang dihabiskan bersama-sama, adanya beberapa aturan.
  5. Keras : Rendahnya tingkat minat yang ditunjukkan pada anak, rendahnya tingkat kemandirian, rendahnya tingkat kepercayaan, ketat.
  6. Rata-rata : Tingkat rata-rata untuk semua faktor kunci

Hasil menunjukkan bahwa orang-orang yang pernah mengalami “pengasuhan” suportif, di mana orang tua memberi mereka banyak perhatian positif melaporkan gaji yang tinggi, keberhasilan akademik dan tingkat kebahagiaan tinggi. Di sisi lain, peserta yang diasuh dengan “ketat”, di mana orang tua memberi mereka perhatian tinggi dikombinasikan dengan disiplin yang ketat melaporkan gaji tinggi dan prestasi akademik, tetapi tingkat kebahagiaan lebih rendah dan peningkatan stres.

loading...