Beranda Health Operasi Penurunan Berat Badan Turunkan Risiko Diabetes Hingga 80 Persen

Operasi Penurunan Berat Badan Turunkan Risiko Diabetes Hingga 80 Persen

operasi bariatrik
Ilustrasi, operasi bariatrik.

Bhataramedia.com – Peneliti melaporkan bahwa operasi penurunan berat badan secara signifikan dapat menurunkan risiko orang obesitas untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Pengurangan risiko tersebut bersifat independen dan terpisah dari faktor-faktor lain seperti merokok, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Penelitian tersebut dipublikasikan di Lancet Diabetes & Endokrinologi edisi 3 November.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa operasi bariatrik kemungkinan merupakan metode yang sangat efektif untuk mencegah timbulnya diabetes baru pada pria dan wanita dengan obesitas berat,” kata penulis studi, Martin Gulliford, seorang profesor kesehatan masyarakat di King College London.

“Kita perlu memahami bagaimana operasi penurunan berat badan dapat digunakan, bersama dengan intervensi untuk meningkatkan aktivitas fisik dan mempromosikan makan yang sehat, sebagai bagian dari strategi pencegahan diabetes secara keseluruhan,” tambahnya, seperti dilansir King College London (03/11/2014).

Para peneliti mencatat bahwa kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko utama untuk diabetes, dan hingga 3 persen dari orang dengan obesitas berat mengembangkan diabetes setiap tahunnya.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 2.100 orang dewasa dengan obesitas tanpa diabetes yang menjalani operasi penurunan berat badan (seperti bypass lambung atau gastric banding) dan jumlah yang sama dari orang dewasa dengan obesitas yang tidak menjalani operasi penurunan berat badan atau perawatan obesitas lainnya.

Para peserta kemudian diikuti dan diamati selama tujuh tahun. Para peneliti kemudian menemukan bahwa mereka yang menjalani operasi penurunan berat badan (operasi bariatrik), 80 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan diabetes dibandingkan mereka yang tidak menjalani operasi.

Di dalam komentar yang menyertai naskah publikasi, Dr. Jacques Himpens dari Saint Pierre University Hospital di Brussels, Belgia, mengatakan bahwa sementara temuan tersebut membawa kita selangkah lebih dekat untuk mengkonfirmasikan efek operasi bariatrik pada kejadian baru diabetes Tipe 2, banyak pertanyaan masih belum terjawab. Selain itu, masih diperlukan lebih banyak bukti untuk meyakinkan ahli endokrin sifat dari pengaruh tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here