Bhataramedia.com – Menurut studi terbaru, melakukan diet gaya Mediterania secara signifikan dapat mengurangi risiko penyakit ginjal kronis. Studi ini dipublikasikan di Journal Clinical of American Society of Nephrology (CJASN) edisi mendatang.

Penyakit ginjal kronis adalah epidemi yang sedang berkembang. Sementara ini, telah ada kemajuan yang signifikan untuk melindungi tubuh dari penyakit ginjal dan perkembangannya melalui pengobatan agresif dari faktor risiko penyakit ginjal, seperti hipertensi dan diabetes. Namun, banyak orang masih mengalami penurunan fungsi ginjal karena usia.

Minesh Khatri, M.D., dari Columbia University Medical Center dan rekan-rekannya bertanya-tanya apakah diet yang ditingkatkan dapat memberikan manfaat tambahan untuk mengatasi penyakit tersebut.

“Banyak penelitian telah menemukan hubungan yang menguntungkan antara diet Mediterania dan berbagai hasil kesehatan, termasuk yang terkait dengan penyakit kardiovaskular, penyakit Alzheimer, diabetes dan kanker,” kata Dr. Khatri, seperti dilansir American Society of Nephrology (30/10/2014).

“Ada semakin banyak bukti bahwa pola makan yang buruk berhubungan dengan penyakit ginjal, tetapi tidak diketahui apakah manfaat dari diet Mediterania juga dapat memperpanjang kesehatan ginjal. Diet Mediterania termasuk konsumsi tinggi buah-buahan, sayuran, ikan, kacang-kacangan dan lemak yang sehat bagi jantung, serta meminimalkan konsumsi daging merah, makanan olahan dan permen,” jelas dia.

Para peneliti telah memeriksa asosiasi berbagai tingkat diet Mediterania terhadap fungsi ginjal jangka panjang di dalam studi prospektif observasional berbasis masyarakat. Di dalam analisis mereka dari 900 peserta yang diikuti selama hampir 7 tahun, setiap satu titik lebih tinggi di dalam skor diet Mediterania, dikaitkan dengan kemungkinan 17% lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis. Pola diet yang mirip dengan diet Mediterania (dengan skor ≥5) dikaitkan dengan risiko 50% lebih rendah terkena penyakit ginjal kronis dan risiko 42% lebih rendah mengalami percepatan penurunan fungsi ginjal.

Di dalam editorial yang menyertai, Julie Lin, M.D., MPH, FASN (Brigham and Women’s Hospital) mencatat bahwa diet gaya Mediterania adalah hanya salah satu komponen dari gaya hidup sehat secara keseluruhan. Selin itu, kita juga perlu untuk menggabungkan aktivitas fisik secara teratur.

“Meskipun tujuan ini tampaknya sederhana, untuk mencapainya sangatlah penuh tantangan. Kita perlu memulai dengan menerima kenyataan bahwa tidak ada ‘pil ajaib’ atau makanan ‘ajaib’. Hal yang paling penting dan sangat berperan adalah kewaspadaan kital untuk secara disiplin melakukan diet dan olahraga teratur ,” tulisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here