loading...
pemanasan global
Ilustrasi.

Bhataramedia.com – Sebuah proyek penelitian kolaboratif terbaru antara ilmuwan dari akademisi dan lembaga pemerintah telah mengidentifikasi pemanasan iklim sebagai pendorong dominan peningkatan pertumbuhan alga di Athabasca oilsands wilayah Alberta utara.

Peneliti menggunakan penanggalan inti sedimen danau untuk merekonstruksi produksi alga di masa lalu dan dampak industri terhadap 23 daerah terpencil danau di wilayah oilsands, yang hanya dapat diakses melalui helikopter. Sampel lapisan salju juga digunakan untuk menentukan deposisi nutrisi di seluruh lanskap.

Makalah ini ditulis oleh peneliti Queen University, John Smol (Biologi) dan Jamie Summers, seorang kandidat doktor di Queen’s Paleoecological Environmental Assessment and Research Laboratory.

“Salah satu tantangan terbesar yang kita miliki dalam lingkungan kerja adalah kurangnya data pemantauan jangka panjang yang dapat diandalkan. Untungnya dengan danau, sedimennya bertindak seperti ‘buku sejarah’, pengarsipan perubahan lingkungan masa lalu,” kata Dr. Smol, Canada Research Chair in Environmental Change.

Penelitian sebelumnya oleh anggota tim penelitian menunjukkan bahwa kontaminan dari operasi oilsands jelas tercatat di dalam sedimen danau, dan bahwa produksi alga juga meningkat. Namun, karena hanya enam danau yang digunakan pada studi awal, penyebab peningkatan populasi alga masih belum pasti.

Studi tahun 2016 ini sangat mengembangkan pekerjaan awal, dengan memeriksa 23 danau terpencil dengan daerah tangkapan yang terganggu oleh industri, terletak hingga 200 kilometer jauhnya dari operasi oilsands utama.

“Pendekatan kami mengidentifikasi peningkatan secara luas pada produksi primer danau, yang semata-mata tidak hanya dapat kami hubungkan dengan efek penggunaan pupuk dari industri lokal. Sebaliknya, kita menemukan hubungan yang kuat terhadap pemanasan iklim, yang konsisten dengan penelitian lain di kawasan itu,” kata Ms. Summers, penulis utama studi tersebut.

“Kegiatan industri masih merupakan ancaman yang signifikan untuk air tawar di wilayah ini, tetapi peningkatan produksi alga yang didorong langsung oleh pemupukan tidak muncul untuk menjadi stressor yang dominan. Sebagai gantinya, kami menemukan hubungan lebih dekat dengan suhu udara yang lebih hangat, yang dapat menyebabkan kondisi menguntungkan untuk pertumbuhan alga, termasuk penurunan lapisan es dan lebih lamanya musim tanam,” jelas Ms. Summers, seperti dilansir Queen’s University (02/02/2016).

Studi ini dipublikasikan di PLOS One.

Referensi Jurnal :

Jamie C. Summers, Joshua Kurek, Jane L. Kirk, Derek C. G. Muir, Xiaowa Wang, Johan A. Wiklund, Colin A. Cooke, Marlene S. Evans, John P. Smol. Recent Warming, Rather than Industrial Emissions of Bioavailable Nutrients, Is the Dominant Driver of Lake Primary Production Shifts across the Athabasca Oil Sands Region. PLOS ONE, 2016; 11 (5): e0153987 DOI: 10.1371/journal.pone.0153987.